Foto : Gerbang proyek pembangunan gedung PT. King paper
Kab. Serang, Sisirakyat.com --
Proyek perluasan pembangunan gedung PT. King paper di kawasan Industri modern Cikande kabupaten Serang Banten yang masih dalam proses pekerjaan tersebut sudah meninggalkan kerugian yang dirasakan masyarakat kecil, seperti jeritan pemilik warung nasi dan minuman dingin yang berjualan di lokasi proyek masih puluhan juta yang belum di bayar dan puluhan petukang (pekerja bangunan) yang belum di bayar hingga puluhan juta untuk keseluruhannya. Rabu, 29/04/26.
Informasi yang wartawan dapatkan jika PT. King paper sudah menyerahkan sepenuhnya proyek pembangunan tersebut kepada PT. Leke Bangun Indonesia sedangkan PT. Leke Bangun Indonesia juga mesubconkan bidang pekerjaan kepada mandor-mandor yang membawahi tukang.
"Ya pak, jika PT. King paper sebagai pemilik pembangunan perluasan gedung telah memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada pihak ke 2
yaitu PT. Leke Bangun Indonesia PT. Leke mesubconkan kepada mandor-mandor sesuai bidangnya, sedangkan yang menjadi permasalahan atau merugikan warung nasi dan petukang tersebut yaitu kemandoran Juki bidang pondasi cakar ayam (File Cap), informasinya mandornya kabur. " Ujar warga Cikande yang ditemui didekat lokasi proyek.
" Kasihan pak, itu warung nasi masyarakat kecil modal gak seberapa gak dibayar ditinggal kabur sama mandor Juki, apa lagi melihat para tukang yang belum sepenuhnya dibayar sama mandor Juki, infonya ada petukang yang kerja lebih dari dua bulan belum dibayar, mayoritas satu bulan, itu puluhan orang yang dirugikan di proyek pembangunan tersebut. " Sambungnya.
Yuldani diduga penanggung jawab harian progress proyek pembangunan gedung PT. King paper saat dikonfirmasi melalui via aplikasi WhatsApps menjawab " saya gak mau jawab " balas yuldani kepada wartawan.
Yuli perwakilan PT. Leke Bangun Indonesia menjelaskan, " Selamat siang..maaf baru balas pak..
Menurut informasi dari penjual ada mandor yang belum melunasi pembayaran pak, Untuk pekerja sendiri pernah mengatakan kepada staff belum dibayarkan oleh mandor yang bekerja di proyek tersebut. Katanya.
Red SR.com//.*


