Banten, sisirakyat.com
Pandji Abdillah SE Ketua umum LSM Bintang Indonesia menyoroti beberapa pejabat di lingkungan Sekretaris DPRD Banten.
Panji berharap besar agar gubernur Banten Andra soni melakukan evaluasi kinerja terhadap beberapa pejabat di lingkungan sekretariat DPRD Banten.
Karena menurut Panji Abdulah SE, bahwa pejabat di lingkungan Sekretariat DPRD Banten itu bertugas di rumah rakyat, "Gedung DPRD itu tempatnya para wakil rakyat melakukan aktivitasnya untuk kepentingan rakyat, makanya di gedung itu ada eksekutifnya, " Ya masyarakat juga sadar apalagi seperti kami yang merupakan lembaga pemantau dan teman-teman media, terkadang kita ingin bertemu itu hendak konfirmasi terkait beberapa hal kepada yang bersangkutan, contoh ke bapak sekretaris pastinya kita konfirmasi ke beliau (subhan ) agar tidak bias dan konfirmasi itu bener.
dan ketika kami ingin mengonfirmasi terkait pembangunan di sekitar DPRD berati kami harus konfirmasi ke bagian umum (bapak Ibud sihabudin) "pernah kita konfirmasi ke bagian umum, salah satu staf menjawab bahwa mereka tidak mengetahui itu semua silakan ke pak kabag, artinya kami harus bertemu setidaknya via pesan whatsapp atau telepon agar tidak salah, ketika publik ramai terkait hal buruk, bicaranya kita tidak konfirmasi atau tidak profesional, tetapi kan kami sulit untuk bertemu,sementara di whastaap tidak Adan respon apalagi di telpon, "jelas Panji
Adapun para exskutif itu yaitu ada sekretaris DPRD,Sebagai pimpinan tertinggi di lingkungan Sekretariat DPRD dan dibawah Sekretaris Dewan, terdapat beberapa Kepala Bagian seperti Bagian Persidangan, Bagian Umum, atau Bagian Keuangan, dimana seperti bagian umum tugasnya mengurus kepegawaian staf sekretariat, perlengkapan kantor, rumah tangga pimpinan dewan, dan memfasilitasi tamu DPRD, jadi jelas tugas dan fungsi, 'urai Panji
Adapun fungsinya dan kegunaan utamanya adalah Mendukung tugas legislasi (pembuatan Perda), anggaran, dan pengawasan yang dilakukan dewan,manajemen Keuangan & Administrasi: Mengelola gaji, tunjangan, dan hak-hak keuangan anggota DPRD, "kalau tidak salah ya, " Urainya
Ditambahkan lagi oleh Pandji Abdillah SE
Ketua umum LSM Bintang Indonesia bahwa eksutif yang ada di gedung itu agar dapat cepat melakukan koordinasi hal-hal tehnis diantaranya menghubungkan kebijakan pemerintah daerah dengan operasional sehari-hari dewan dan bertanggung jawab kepada Pimpinan DPRD serta Kepala Daerah. 'Tambahnya.
Maka dari itu kenapa evaluasi kinerja,agar tidak terjadi lagi kegaduhan seperti di beritakan di media online beberapa waktu lalu, dimana diberitakan bahwa ada pejabat saat hendak di temui oleh publik selalu tidak pernah berada di kantor dengan alasan sedang rapat atau sedang keluar dan tidak berkenan menemui serta mengelak saat ketemu mendadak di Koridor dengan berbagai macam dalil akhirnya menjadi opini liar dan berdampak negatif yang akhirnya berkembang opini publik yang buruk, "tuturnya.
Evaluasi kinerja komunikasi pejabat publik sangat krusial dikarenakan kesulitan interaksi kerap memicu disinformasi. Kami menilai pejabat publik harus transparan, menguasai bidangnya, dan menghindari sikap nirempati atau blunder yang berpotensi merusak kepercayaan masyarakat.
Beberapa waktu lalu saya baca di media online ada oknum diduga pejabat di lingkungan sekretariat DPRD Banten itu yang sangat susah terkadang sudah di whatsapp tidak membalas atau di telpon tidak diangkat, ini sangat berbeda dengan keadaan sekretariat DPRD Banten 2 tahun kebelakang, saat itu semua pejabat welcome hingga sekretarisnya sangat mudah berkomunikasi dan harmonisasi terjalin antara masyarakat dan pejabat, 'imbuhnya.
Akibat Ketertutupan atau kegagalan komunikasi pejabat sering kali memicu kekosongan informasi yang justru diisi oleh disinformasi, "Terang
komunikasi pejabat publik sangat krusial karena kesulitan interaksi kerap memicu disinformasi, sebab kata pakar menilai pejabat publik harus transparan, menguasai bidangnya, dan menghindari sikap nirempati atau blunder yang berpotensi merusak kepercayaan masyarakat.(red


