Kab.Serang, Sisirakyat.com--
Banjir yang menggenang permukiman warga di desa Tanara, kecamatan Tanara, kabupaten serang, provinsi Banten, terlihat saat ini air sudah mulai menyurut. Beberapa permukiman warga sebagian sudah bisa untuk di huni.
Namun pantauan awak media saat ini masih banyak warga yang harus tetap terpaksa untuk menempati di lokasi pengungsian yang telah di sediakan oleh pemerintah daerah. 01 Februari 2026.
Sebelumnya banjir yang melanda beberapa perkampungan di desa Tanara tersebut debit air berkisaran 800 sampai dengan 1000 centimeter. Kini debit air rata-rata sudah berkisaran 40 hingga 60 centimeter.
Sebagian warga yang sementara ini terpaksa harus menempati di lokasi pengungsian diantaranya warga kampung kemuludan, dan kampung sukamaju.
Melalui awak media warga kampung kemuludan menjelaskan, "Alhamdulillah debit air saat ini sudah mulai menyurut, beberapa rumah di sini sudah ada yang bisa di tempati lagi, tapi banyaknya masih harus terpaksa berteduh di tempat pengungsian. "Ujar warga kemuludan
Warga menyampaikan bahwa terjadinya peristiwa ini pemdes Tanara benar-benar memperhatikan dan membantu sesuai apa yang di harapan masyarakat.
Atas kinerja pemerintah desa Tanara berkordinasi dengan pihak kecamatan Tanara, taruna siaga bencana (TAGANA), badan penanggulangan bencana daerah (BPBD), dinas sosial (dinsos) palang merah indonesia (PMI) kabupaten serang, banyaknya perhatian yang kian mendatang.
"Alhamdulillah sejak awal air menggenang permukiman warga kepala desa Tanara langsung memperhatikan dan memberi bantuan kepada kita, bantuan itu berupa sembako, seperti beras sarimi dan lainya. "Tambah warga kemuludan
Hal serupa di katakan warga kampung sukamaju yang terkena dampak banjir menyampaikan, "banjir di perkampungan warga kurang lebih sudah dua Minggu, tapi beberapa hari ini semakin banyak rumah yang terendam banjir hingga air masuk kerumah. "Ujar warga
Lanjut warga sukamaju, "kita tinggal di tempat pengungsian ini sudah empat hari, Alhamdulillah berkah kepedulian pemerintah setiap hari kita di berikan dua bungkus nasi. "Jelas warga
//Ali Rohman _Darmadi



