SERANG,– Warga desa Mekarsari, kecamatan Carenang, kabupaten serang, provinsi banten, mengeluh dengan kondisi jalan daerah di perkampunganya yang semakin rusak. Rabu, 06 mei 2026
Kerusakan tersebut diduga akibat hulu-hilir kendaraan besar milik oknum perusahaan peleburan alumunium yang berdiri tidak jauh dari lingkungan desa Mekarsari, kecamatan Carenang.
Di ketahui perusahaan peleburan alumunium di wilayah tersebut sudah kian lama beroperasi tanpa ada tindakan dari pemerintah daerah baik dari pemerintah kabupaten (pemkab) hingga pemerintah provinsi Banten, lantaran titik notabene lingkungan yang di gunakan adalah lahan zona hijau (pertanian-red).
“jalan hancur akibat bulak balik kendaraan besar punya pengusaha peleburan,” cetus salah satu warga kampung bojong yang enggan di sebutkan namanya
Senada di katakan beberapa rukun tetangga/warga (RT/rw-red) desa Mekarsari, kecamatan Carenang.
“iyah jalan pada rusak gara-gara kendaraan besar milik oknum bos peleburan alumunium bulak balik melintas kesini, perusahan peleburan itu sudah lama beroperasi tapi gak ada pemerintah yang menegur atau melarang itu, udah jelas di sini itu lahan pertanian bukan lahan industri.” jelas salah satu RT setempat yang namanya di rahasiakan
Di tempat yang sama salah satu RW desa Mekarsari yang juga namanya minta di rahasiakan menerangkan bahwa notabene lokasi perusahaan peleburan alumunium masuk daerah kabupaten Tangerang, namun keberadaanya lebih dekat dengan kabupaten serang sehingga warga kecamatan Carenang yang setiap harinya merasa di rugikan.
“peleburan itu udah ada dua tahun mah berjalan, informasi mah milik oknum pindahan dari Tangerang. Kalo menurut peta lokasi peleburan masuknya desa gunungkaler, tapi titik itu adanya di sebelah sini sungai Cidurian, artinya segala dampak dari polisi udara, maupun jalan yang di lintasi usaha itu warga kecamatan Carenang yang di rugikan.” terangnya
Lebih Lanjut, “sore hari atau malem lihat aja api berkobaran asap hitam kemana-mana.” tambhanya
Pantauan awak media di lokasi keberadaan perusahaan peleburan alumunium milik oknum tersebut bernama PT. Three Logam Utama, tidak jauh dari perkampungan Kedung picis, desa Carenang, dan desa Mekarsari, kecamatan Carenang.
Saat di konfirmasi beberapa pekerja enggan menjawab dan dinilai menghindar. Hingga berita ini melambung pihak bersangkutan belum bisa terhubung.
//Fuad_Aep




