Foto : saat menjabat Kapolres serang AKBP Condro Sasongko dan jajaran berkunjung ke pondok pesantren Darul Kolot.
Kab. Serang. SR.com --
Banyak orang yang mengaku umat muslim/Islam yang tidak bisa membaca Al-Qur'an hingga usia tua (Buta Huruf baca Al-Qur'an), hal tersebut mendorong semangat seorang ustadz Ujang Supriatna seorang aktivis serang timur ketua umum Pormasi Cikoja kabupaten serang untuk mendirikan pondok pesantren yang bernama "Darul Kolot", dengan misi "menyelamatkan umat muslim yang tidak bisa membaca Al-Qur'an belajar membaca Al-Qur'an hingga bisa dan mahir". Jumat 10/01/26.
Pondok pesantren Darul Kolot berdiri sejak 6 tahun lalu beralamat di Perumahan Cikande permai Blok R7 Desa Cikande Permai Kecamatan Cikande Kabupaten Serang Banten, kini santri pondok pesantren darul kolot sudah berjumlah hampir ratusan yang didominasi orang tua berusia diatas 35 tahunan, menurut ustadz Ujang Supriatna jam belajar Al-Qur'an para santri dari jam 19.00 wib sampai dengan jam 22.00 wib.
"Alhamdulillah...Berdirinya pondok pesantren Darul Kolot atas dasar terpanggilnya hati yang paling dalam untuk menyelamatkan umat muslim yang buta huruf baca Alquran didominasi para kaum tua," ungkap Ustadz Ujang Supriatna.
Lanjut ustadz Ujang Supriatna pondok pesantren Darul kolot berdiri di perumahan Cikande permai Desa cikande permai Kecamatan cikande Kabupaten Serang Banten 42186, 6 tahun yang lalu, Alhamdulillah para santri disini dari tidak bisa baca Alquran ada juga yang tidak mengenal sama sekali huruf Al-Qur'an sampai mereka bisa membaca Al-Qur'an." Sambung ustadz Ujang Supriatna yang juga pentolan aktivis kabupaten serang ketua umum Cikoja Serang beranggotakan puluhan lembaga swadaya masyarakat (LSM), wartawan, dan ormas yang ada di kabupaten serang.
" Tak lupa saya ucapkan terima kasih banyak kepada para donatur yang perduli dengan ponpes darul kolot selama ini, juga saya ucapkan Selamat kepada AKBP Condro Sasongko Kapolres serang yang kemarin pindah tugas di Polda Jawa Barat, semoga sehat selalu dan sukses ditempat barunya, beliau salah satunya orang yang perduli dengan ponpes Darul Kolot." Ujarnya.
Salah satu Santri pondok pesantren Darul Kolot, Haris (55 tahun) yang belajar baca Alquran dari tidak mengenal huruf sampai bisa membaca Al-Qur'an dengan lancar.
"Alhamdulillah dan saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Allah SWT yang membukakan pintu hati saya untuk belajar membaca Al-Qur'an dan juga saya ucapkan terima kasih banyak kepada pak ustadz Ujang Supriatna selaku pimpinan pondok pesantren Darul Kolot yang sudah mau mengajarkan saya membaca Al-Qur'an dengan sabar." Ucap Haris.




